**Langit yang Membuka Bab Baru** Kabut lavender menyelimuti Desa Bunga Persik, tempat *dunia manusia* dan *dunia roh* bertemu dalam tarian abadi. Di sana, lentera-lentera kertas berwarna nila mengapu…
**Bayangan yang Terlahir dari Rasa Sakit** Aula Emas Istana Terlarang berkilauan di bawah sorot lilin-lilin raksasa. Aroma dupa cendana bercampur dengan bau keringat ketakutan. Kaisar Hongwei, wajahn…
Baiklah, ini dia kisah Dracin berjudul 'Janji yang Kulepaskan Dalam Hujan': **Janji yang Kulepaskan Dalam Hujan** Aula emas istana berkilauan di bawah ratusan obor. Namun, kemegahan itu te…
Baik, inilah kisah Dracin intens berjudul 'Bayangan yang Menemukan Rumahnya': **Bayangan yang Menemukan Rumahnya** Malam di Gunung Cangshan bagaikan tirai beludru hitam, terlalu pekat untu…
**Cinta yang Tak Pernah Kembali Dengan Utuh** Aula *Emas* Istana Giok berkilauan di bawah ratusan lilin. Namun, cahaya itu terasa dingin, seolah tak mampu menghangatkan intrik yang mengalir di anta…
**Aku Mencintaimu di Antara Batas, dan Batas Itu Kian Menipis** Hujan abu menyelimuti kota, sama pekatnya dengan penyesalan yang menghantuiku. Langit Seoul menangis bersamaku, mengenang senyummu ya…
Oke, mari kita mulai! **Kau Menatapku dan Dunia Mulai Retak di Antara Kita** Hujan asam mewarnai langit Shanghai abu-abu. Di balik jendela kafe yang beruap, Lin Wei, dengan rambut dikuncir asal da…